Ada Jam Gadang, Kota Bukittinggi Tak Lagi Terasa Khas Minang - Dakoga TV

Lebih dari Sekadar Televisi

Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Recent News

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]
Read more

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Ada Jam Gadang, Kota Bukittinggi Tak Lagi Terasa Khas Minang

Table of Content

Oleh: Labai Korok | dakoga.tv

Kota Bukittinggi dikenal sebagai salah satu pusat budaya dan sejarah Minangkabau. Namun, kondisi hari ini menunjukkan sesuatu yang memprihatinkan: nuansa adat dan identitas khas Minangkabau kian memudar di ruang-ruang publik kota.

Bangunan, pasar, pusat kuliner, hingga fasilitas umum tampak kehilangan sentuhan ornamen khas Minang. Jika bukan karena keberadaan Jam Gadang sebagai ikon utama, Bukittinggi bisa saja sulit dibedakan dari kota-kota lain di Sumatera Barat seperti Payakumbuh, Padang Panjang, atau Pariaman.

Sudah seharusnya Pemerintah Kota Bukittinggi mengambil langkah tegas dan strategis. Salah satunya dengan menetapkan regulasi yang mewajibkan setiap bangunan—baik milik pemerintah, swasta, maupun pribadi—mengadopsi ornamen khas Minangkabau. Kebijakan ini bukan hal baru, karena telah berhasil diterapkan di Denpasar, di mana seluruh bangunan diwajibkan mencerminkan budaya Bali sebagai identitas daerah.

Dengan demikian, setiap pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) di Bukittinggi seharusnya mensyaratkan penerapan ornamen Minang. Jika tidak dipatuhi, perlu ada sanksi tegas, termasuk penyesuaian atau pembongkaran bangunan yang tidak sesuai.

Langkah ini penting sebagai bagian dari upaya menjaga keindahan kota, melestarikan budaya, serta memperkuat daya tarik wisata. Tanpa identitas yang jelas, Bukittinggi berisiko kehilangan daya saing sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Saat ini, perkembangan kafe dan restoran modern di Bukittinggi justru cenderung mengadopsi gaya luar, tanpa sentuhan budaya Minangkabau. Hal ini semakin mempertegas hilangnya karakter lokal yang seharusnya menjadi kekuatan utama kota.

Bukittinggi semestinya tampil sebagai kota dengan identitas Minangkabau yang kuat—mulai dari arsitektur, suasana kehidupan, hingga tata ruang kota—yang kemudian diperkaya oleh keberadaan Jam Gadang sebagai simbol kebanggaan.

Pengalaman penulis saat berkunjung bersama perantau ke Bukittinggi semakin menegaskan kondisi tersebut. Selain minimnya ornamen budaya, persoalan lain yang mencolok adalah pengelolaan sampah. Bahkan, tempat sampah pun tidak mencerminkan identitas budaya Minangkabau.

Jika tidak segera dilakukan pembenahan dan langkah nyata, dikhawatirkan Bukittinggi akan kehilangan jati dirinya sebagai kota budaya. Sudah saatnya dilakukan “revolusi” untuk kembali menghadirkan ornamen dan nilai-nilai Minangkabau dalam setiap aspek pembangunan kota.

Redaksi

mmnews420@gmail.com https://dakoga.tv/wp-admin/user-new.php

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]

Kurban PAN Sumbar Menyasar Sejumlah Daerah, Limapuluh Kota Menjadi Salah Satu Penerima

Limapuluh Kota – Momentum Hari Raya Idul adha menjadi ajang memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui program kurban yang digelar di sejumlah DPD PAN se-Sumatera Barat, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu daerah penerima bantuan sapi kurban untuk masyarakat. Pengurus Harian DPD PAN Kabupaten Limapuluh Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima […]

Dakoga TV merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Copyright by Dakoga Corp.