Muhammadiyah, Bekerja Saat Bencana Terlupakan Saat Seremoni - Dakoga TV

Lebih dari Sekadar Televisi

Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Recent News

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]
Read more

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Muhammadiyah, Bekerja Saat Bencana Terlupakan Saat Seremoni

Table of Content

Padang Pariaman — Kerja kemanusiaan yang dilakukan relawan Muhammadiyah–‘Aisyiyah selama penanganan bencana banjir bandang dan galodo di Kabupaten Padang Pariaman sejak akhir November 2025 menyisakan rasa kecewa. Pasalnya, kontribusi yang dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga berhari-hari setelahnya dinilai tidak mendapat perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Daerah Padang Pariaman.

Sejak 26 November 2025, relawan Muhammadiyah–‘Aisyiyah yang tergabung dalam berbagai unsur, seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LAZISMU, ‘Aisyiyah, serta jejaring tenaga kesehatan, telah terjun langsung ke lokasi bencana. Mereka bergerak cepat di tengah keterbatasan, saat kondisi masih darurat dan kebutuhan warga terdampak sangat mendesak.

Relawan mendirikan pos pelayanan dan dapur umum yang secara konsisten menyalurkan bantuan makanan kepada masyarakat. Tercatat, lebih dari 1.600 porsi makanan berhasil didistribusikan kepada warga terdampak banjir dan galodo. Selain itu, layanan kesehatan gratis digelar selama tujuh hari berturut-turut bekerja sama dengan Rumah Sakit ‘Aisyiyah Pariaman, menjangkau warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabencana.

Tak hanya fokus pada kebutuhan fisik, relawan juga memberikan pendampingan psikososial dan trauma healing, khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban bencana. Bantuan logistik berupa sembako, family kit, dan school kit turut disalurkan ke sejumlah titik terdampak melalui koordinasi dengan para donatur dan jaringan relawan.

Namun, di tengah rangkaian kerja kemanusiaan tersebut, kekecewaan muncul ketika pada momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman ke-193, tidak terdapat pengakuan atau apresiasi terhadap peran relawan Muhammadiyah–‘Aisyiyah. Padahal, mereka telah hadir sejak hari-hari awal bencana dan bekerja tanpa pamrih, jauh dari sorotan publik.

Koordinator Posko Bencana Muhammadiyah Padang Pariaman menegaskan bahwa relawan tidak bekerja untuk mencari penghargaan. Meski demikian, pengakuan dari pemerintah daerah dinilai penting sebagai bentuk penghormatan terhadap partisipasi masyarakat sipil dalam penanggulangan bencana.

“Bencana bukan panggung seremoni. Bencana adalah ujian kemanusiaan. Relawan hadir karena panggilan nurani, tetapi negara dan pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengakui kerja-kerja tersebut,” ujarnya.

Meski merasa terpinggirkan, relawan Muhammadiyah–‘Aisyiyah memastikan komitmen mereka tidak akan berhenti. Mereka menyatakan siap untuk terus terlibat dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, termasuk pendampingan pemulihan ekonomi warga di hunian sementara.

Peristiwa ini menjadi refleksi bersama bahwa penanganan bencana seharusnya tidak semata diwarnai agenda seremonial. Kolaborasi yang adil, saling menghargai, dan pengakuan terhadap semua pihak yang bekerja di lapangan menjadi kunci agar penanggulangan bencana benar-benar berpihak pada korban dan menjunjung nilai kemanusiaan.

 

Dakoga TV

hendri@malakatech.com http://www.dakoga.tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]

Kurban PAN Sumbar Menyasar Sejumlah Daerah, Limapuluh Kota Menjadi Salah Satu Penerima

Limapuluh Kota – Momentum Hari Raya Idul adha menjadi ajang memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui program kurban yang digelar di sejumlah DPD PAN se-Sumatera Barat, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu daerah penerima bantuan sapi kurban untuk masyarakat. Pengurus Harian DPD PAN Kabupaten Limapuluh Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima […]

Dakoga TV merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Copyright by Dakoga Corp.