Arisal Aziz Tegas Kawal Kasus Penganiayaan Nenek Saudah, Komnas HAM dan Komnas Perempuan Turun Tangan - Dakoga TV

Lebih dari Sekadar Televisi

Dakoga tv

LEBIH DARI SEKEDAR TV

What's Hot

Recent News

Subscribe to our newsletter for real-time updates on new articles, tips, and exclusive insights.

[contact-form-7 id="a4b0165" title="Contact form 1_copy"]

Just In

Business

- Advertisement -

Technology

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Recent News

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]
Read more

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]
Read more

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Arisal Aziz Tegas Kawal Kasus Penganiayaan Nenek Saudah, Komnas HAM dan Komnas Perempuan Turun Tangan

Table of Content

Dakogatv, Jakarta — Anggota DPR RI Komisi XIII yang membidangi Reformasi Regulasi dan Hak Asasi Manusia, Arisal Aziz, menegaskan komitmennya untuk mengawal secara serius kasus dugaan penganiayaan terhadap Nenek Saudah (68), seorang perempuan lanjut usia asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Kasus tersebut dinilai tidak hanya sebagai tindak kekerasan terhadap warga sipil, tetapi juga mengandung unsur pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

Penegasan itu disampaikan Arisal Aziz dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026). RDP tersebut membahas berbagai persoalan strategis terkait penegakan dan perlindungan HAM di Indonesia, termasuk kasus-kasus kekerasan terhadap kelompok rentan.

Dalam forum tersebut, Arisal menyampaikan bahwa Nenek Saudah diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menolak aktivitas pertambangan emas ilegal yang beroperasi di atas tanah ulayat miliknya di wilayah Rao, Pasaman. Penolakan tersebut, menurut Arisal, justru berujung pada tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan korban.

“Ini bukan sekadar penganiayaan biasa. Ada dugaan kuat percobaan pembunuhan dan pelanggaran HAM terhadap warga lanjut usia yang sedang mempertahankan hak atas tanah ulayatnya,” tegas Arisal.

Ia menilai tindakan kekerasan terhadap Nenek Saudah mencerminkan lemahnya perlindungan negara terhadap masyarakat adat dan kelompok rentan, khususnya perempuan lanjut usia. Oleh karena itu, Arisal meminta keterlibatan aktif lembaga negara agar kasus ini ditangani secara menyeluruh dan transparan.

Sebagai langkah konkret, Arisal memastikan Komisi XIII DPR RI akan mengajak Komnas HAM, Komnas Perempuan, serta Kementerian Hak Asasi Manusia untuk turun langsung ke lokasi kejadian. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kondisi korban sekaligus mengumpulkan fakta lapangan secara objektif.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan meninjau langsung kondisi Nenek Saudah di Pasaman. Negara harus hadir, tidak boleh membiarkan korban berjuang sendiri,” ujarnya.

Pasca peristiwa penganiayaan tersebut, Nenek Saudah disebut mengalami tekanan sosial di lingkungannya. Ia bahkan dikabarkan diusir oleh sebagian masyarakat karena dianggap mengganggu aktivitas tambang ilegal yang menjadi sumber penghasilan warga setempat.

Terkait penegakan hukum, Arisal mengaku telah melaporkan kasus ini kepada Kapolda Sumatera Barat. Ia mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang telah menutup sejumlah aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut, seraya menegaskan pentingnya proses hukum yang adil dan tuntas.

“Penutupan tambang ilegal adalah langkah awal yang baik. Namun yang lebih penting, pelaku kekerasan harus diproses sesuai hukum, dan korban harus dipulihkan hak-haknya,” tutup Arisal.

Dakoga TV

hendri@malakatech.com http://www.dakoga.tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Dua Jari Kaki Affendi Diamputasi, Keluarga Pertanyakan Laporan Kecelakaan di Harau

Lima Puluh Kota – Keluarga Affendi (53), warga Jorong Harau, Kenagarian Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, mempertanyakan laporan yang mencatat kecelakaan yang dialaminya sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kecelakaan tersebut, Affendi mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani operasi. Kondisi luka yang cukup parah menyebabkan dua jari kaki korban […]

Masyarakat 50 Kota Ucapkan Terima Kasih kepada H. Arisal Aziz dan Indah Group atas Bantuan Sapi Qurban

Limapuluh Kota – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota bersama pengurus harian DPD PAN 50 Kota menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada H. Arisal Aziz, Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN sekaligus Ketua DPW PAN Sumatera Barat, atas bantuan sapi qurban yang kembali diberikan kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota pada momentum Hari Raya Idul Adha […]

Kurban PAN Sumbar Menyasar Sejumlah Daerah, Limapuluh Kota Menjadi Salah Satu Penerima

Limapuluh Kota – Momentum Hari Raya Idul adha menjadi ajang memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui program kurban yang digelar di sejumlah DPD PAN se-Sumatera Barat, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu daerah penerima bantuan sapi kurban untuk masyarakat. Pengurus Harian DPD PAN Kabupaten Limapuluh Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima […]

Dakoga TV merupakan unit media di bawah naungan Dakoga Corp yang bergerak di bidang produksi konten, peliputan, dan media digital untuk mendukung kebutuhan informasi, dokumentasi, dan promosi secara profesional.

Popular Categories

Must Read

©2024- All Right Reserved. Copyright by Dakoga Corp.