Lunto Timur, Dakoga TV – Pemerintah Desa Lunto Timur menggelar kegiatan Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pembuatan Pestisida Nabati bagi masyarakat dan kelompok tani setempat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mewujudkan sektor pertanian yang lebih sehat, hemat biaya, dan ramah lingkungan.
Pelatihan ini diikuti oleh 120 petani yang terbagi ke dalam 6 kelompok tani (keltan), di mana masing-masing kelompok mengirimkan 20 orang perwakilan. Guna memastikan efektivitas penyampaian materi serta praktik secara optimal, pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bergantian dan digilir bagi setiap kelompok tani.
Fokus utama pelatihan ini adalah pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi alternatif pengendalian hama tanaman, khususnya tanaman padi. Melalui inovasi ini, para petani diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sintetis yang kerap memicu biaya produksi tinggi serta penurunan kualitas tanah dalam jangka panjang.
Kepala Desa Lunto Timur, Wetrianto, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan pemberdayaan masyarakat ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan kemandirian petani dalam menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan.
“Pertanian adalah urat nadi kehidupan masyarakat Desa Lunto Timur. Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong inovasi berbasis kemandirian dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar kita untuk dijadikan pestisida yang ampuh menanggulangi hama tanpa merusak ekosistem tanah,” ujar Wetrianto.
Wetrianto juga berharap agar pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dari pelatihan TTG ini tidak berhenti sebatas teori, melainkan dapat dipraktikkan secara konsisten di lahan pertanian masing-masing.
“Harapan saya, bapak dan ibu petani yang hadir mewakili kelompoknya masing-masing dapat menyerap ilmu ini dengan baik, menularkannya kepada anggota lain, serta mempraktikkannya secara berkelanjutan. Mari kita ciptakan hasil panen yang lebih sehat dan hemat biaya demi mewujudkan pertanian Desa Lunto Timur yang mandiri, produktif, dan berkemajuan,” tambahnya.
Melalui program pemberdayaan dan sistem pelatihan terstruktur ini, Pemerintah Desa Lunto Timur berkomitmen untuk terus mendampingi para petani dalam menerapkan inovasi pertanian ramah lingkungan demi memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.