Sawahlunto, Dakoga TV — Pemerintah Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa guna menyepakati arah prioritas kegiatan pembangunan satu tahun ke depan.
Musyawarah ini berfokus pada penyusunan rencana program yang disokong oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sekaligus menetapkan usulan ke tingkat kecamatan.
Dalam musyawarah tersebut, ditetapkan lima usulan prioritas pembangunan yang akan dikawal menuju Musrenbang Kecamatan Barangin. Dari kelima usulan tersebut, pembangunan kantor desa kembali menduduki peringkat utama setelah diperjuangkan warga selama beberapa tahun belakangan.
Kepala Desa Santur, Sri Adianto, menegaskan bahwa keberadaan kantor desa sudah menjadi kebutuhan mendesak demi menunjang kualitas pelayanan publik bagi masyarakat setempat.
“Pembangunan kantor desa ini sudah menjadi kerinduan dan aspirasi warga Desa Santur sejak beberapa tahun belakangan. Kantor desa yang representatif sangat krusial untuk meningkatkan mutu pelayanan publik serta kenyamanan warga saat mengurus administrasi. Karena itu, usulan ini kembali kami jadikan prioritas nomor satu untuk diperjuangkan ke tingkat kecamatan dan kota,” ujar Sri Adianto, Senin (28/09/2026).
Hadir dalam musyawarah tersebut perwakilan dari Barenlitbangda Kota Sawahlunto, Dinsos PMD PPA Kota Sawahlunto, Camat Barangin, serta unsur TNI-Polri dari Polsek dan Danramil. Kepala Desa Santur beserta jajaran perangkat desa dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM)/Pendamping Desa turut mendampingi jalannya diskusi.
Unsur adat dan kelembagaan juga memadati forum, mulai dari Ketua KAN Kolok, Bundo Kanduang, hingga tokoh masyarakat. Seluruh elemen lembaga desa seperti BPD, PKK, LPM, Karang Taruna, Forum Anak, bidan desa, perwakilan kelompok tani, kelompok marginal, penyuluh pertanian, penyuluh agama, hingga para kepala sekolah se-wilayah Desa Santur hadir menyampaikan sudut pandang masing-masing.
Sri Adianto menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi seluruh pihak dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa kali ini.
Proses penjaringan aspirasi berlangsung interaktif dengan penyampaian usulan dari beberapa pihak, di antaranya Ketua BPD, Anggota BPD, Ketua Koperasi Desa (Kopdes), serta Perwakilan Perempuan yang menyoroti penguatan ekonomi warga dan isu inklusivitas.
Seluruh kesepakatan dalam Musrenbang ini nantinya akan menjadi acuan utama penganggaran APBDes Desa Santur sekaligus bahan perjuangan anggaran pada Musrenbang Kecamatan Barangin.
“Lima usulan prioritas yang kita sepakati hari ini merupakan hasil penjaringan dari bawah. Harapan kami, apa yang disepakati melalui APBDes maupun yang kita bawa ke Musrenbang Kecamatan Barangin nanti dapat terealisasi dengan baik demi kesejahteraan seluruh warga Desa Santur,” pungkas Sri Adianto.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.