
PAYAKUMBUH – Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Komisi XIII, H. Arisal Aziz, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel Mangkuto, Kota Payakumbuh, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari niniak mamak, tokoh masyarakat, generasi muda, mahasiswa, serta masyarakat dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda MPR RI untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat Pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Turut hadir sebagai narasumber Direktur Pengendalian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menyampaikan materi mengenai pentingnya penguatan ideologi Pancasila di tengah dinamika kehidupan berbangsa serta tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi di era digital.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Aziz Warma, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh yang diwakili Ulil Azmi, Ketua Pengadilan Agama, perwakilan Dandim 0306/50 Kota, perwakilan Kapolres Payakumbuh, Kepala Lapas Kelas IIB Suliki, unsur Kesbangpol Kota Payakumbuh, anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Ketua BM PAN Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, H. Arisal Aziz menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI bukan sekadar materi sosialisasi, melainkan pedoman yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila harus terus menjadi landasan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Ia mengatakan, di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
H. Arisal Aziz juga memberikan perhatian khusus terhadap peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia mengajak para pemuda, mahasiswa, niniak mamak, dan tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan, mempererat persaudaraan, serta menangkal berkembangnya paham-paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Sementara itu, narasumber dari BPIP menekankan bahwa penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, hingga kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai luhur bangsa perlu terus diaktualisasikan agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para peserta mengikuti penyampaian materi dengan serius dan aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab. Berbagai persoalan mengenai pengamalan nilai-nilai Pancasila, penguatan persatuan, hingga tantangan menjaga kebhinekaan di era digital menjadi topik yang mengemuka dalam forum tersebut.
Melalui kegiatan ini, H. Arisal Aziz berharap masyarakat, khususnya di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, semakin memahami serta mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari. Ia meyakini sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat akan menjadi modal utama dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga persatuan, serta mendukung pembangunan daerah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.