Cuaca Sumatera

Diperbarui 15.13 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
28°
🌦 Hujan lokal
Padang
27°
🌦 Gerimis lebat
Pekanbaru
28°
🌦 Hujan lokal
Palembang
36°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
27°
🌦 Gerimis
Batam
30°
🌦 Gerimis ringan
Bandar Lampung
29°
🌦 Gerimis ringan
Dakoga TV › Utama › Berita
Utama

800 Pemuda Lubuklinggau Dikumpulkan, Syafii Efendi Tekankan Pentingnya Mindset

Ketua Umum IEC sekaligus Trainer dan Motivator Muda Indonesia, Syafii Efendi, SE. dengan Anak Muda di Lubuklinggau.

Lubuklinggau, Dakoga TV — Indonesia Entrepreneur Club (IEC) Sumatera Selatan berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Lubuklinggau menggelar Youth Leadership & Entrepreneurship Festival 2026 di Aula Kesenian Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 anak muda di Kota Lubuklinggau. Kegiatan ini untuk mendorong generasi muda memiliki kemandirian, baik secara mental, wawasan maupun keuangan, sekaligus menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kewirausahaan.

Ketua Panitia, Alhuda Nasution, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak muda untuk mendapatkan motivasi dan wawasan dalam membangun masa depan.

“Semoga bisa membangkitkan semangat anak muda agar berani berwirausaha dan menciptakan peluang,” kata Alhuda.

Ketua Umum IEC sekaligus Trainer dan Motivator Muda Indonesia, Syafii Efendi, SE., menekankan bahwa membangun kemandirian anak muda harus dimulai dari perubahan pola pikir atau mindset.

Menurut Syafii, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh modal maupun kondisi yang dimiliki saat ini. Cara seseorang memandang tantangan, peluang dan kegagalan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah ke depan.

“Kalau mindset-nya sudah benar, kita akan melihat masalah sebagai peluang untuk tumbuh. Anak muda jangan hanya menunggu kesempatan, tetapi harus berani menciptakan kesempatan,” ujar Syafii.

Ia mendorong anak muda untuk membangun pola pikir yang terus berkembang, berani belajar, mencoba hal baru dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.

“Jangan takut gagal. Yang harus ditakutkan adalah ketika kita berhenti belajar dan berhenti mencoba,” katanya.

Syafii juga mengingatkan bahwa menjadi pribadi mandiri membutuhkan proses. Karena itu, anak muda perlu membangun mental yang kuat sekaligus memperluas wawasan agar mampu melihat peluang dan mengambil keputusan secara lebih matang.

Melalui kolaborasi IEC Sumsel dan HIPMI Kota Lubuklinggau tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan potensi diri, menciptakan peluang usaha dan menjadi generasi muda yang mandiri.

Berita Selanjutnya 1.500 Guru Musi Rawas Ikuti Teacher Preneur Nusantara, Syafii Efendi: Guru Hebat Bikin Indonesia Cepat Mandiri
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *