Dakoga TVUtamaBerita
Utama

Pustakawan : Tantangan Perpustakaan Bukan Sekadar Bikin Masyarakat Datang

Lailatur Rahmi, M. Hum | Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Humaniora | UIN Imam Bonjol Padang
Lailatur Rahmi, M. Hum | Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Humaniora | UIN Imam Bonjol Padang

Padang, Dakoga TV — Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September menjadi momentum untuk melihat kembali tujuan keberadaan perpustakaan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Imam Bonjol Padang, Lailatur Rahmi, M. Hum mengatakan tantangan perpustakaan saat ini bukan hanya bagaimana membuat masyarakat datang, tetapi apa yang diperoleh setelah mereka berkunjung.

“Yang penting bukan hanya berapa banyak masyarakat datang ke perpustakaan, tetapi apa yang diperoleh setelah datang,” kata Rahmi, Senin (14/09/2026).

Menurutnya, kunjungan ke perpustakaan idealnya mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca secara kritis, memilah informasi, menilai kredibilitas sumber, hingga menghasilkan pengetahuan.

Hal itu menjadi semakin penting di tengah banjir informasi melalui media sosial, platform digital, mesin pencari hingga kecerdasan artifisial.

Di Sumatera Barat sendiri, data 2025 yang dirujuk Pemprov Sumbar dari BPS menunjukkan Sumbar menjadi provinsi dengan tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan tertinggi di Indonesia.

Perpustakaan Nasional RI juga mencatat Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Sumbar pada 2025 mencapai 70,99, lebih tinggi dibandingkan angka nasional 54,8.

“Perpustakaan yang ramai adalah kabar baik. Namun, masyarakat yang semakin literat, kritis dan mampu menghasilkan pengetahuan adalah tujuan sebenarnya,” ujarnya.

Karena itu, Hari Kunjung Perpustakaan 2026 diharapkan tidak berhenti pada ajakan untuk datang ke perpustakaan, tetapi menjadi momentum untuk membaca, berpikir kritis, dan membawa pulang pengetahuan baru.

Berita Selanjutnya Pernikahan Kedua Gus Lutfi di Surabaya, Langsung Mempersunting Dua Perempuan

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *